Masa lalu itu tidak pernah terganti.
Aku merindunya.
Seperti aku rindu pada bunyi kursi goyang renta itu.
Tenang berirama.
Masa itu kulalui tanpa beban walaupun tetap berirama.
Tak pernah menimbulkan kamuflase akan sebuah sikap.
Jujur apa adanya.
Sangat merindunya.
Walaupun mungkin tak dapat ku raih.. lagi..
Paling tidak memberi ruang dan kesempatan bahwa ketulusan itu akan selalu ada.
Mengingat mata itu akan selalu menatapku.
Walau hanya dalam kejauhan.
Walau hanya membawa kepedihan yang mendalam.
Tak apa.
Aku amat menikmatinya.
Tak pernah berniat mengusiknya.
Apalagi membuatnya mengingat akan masa itu.
Naif.
Sangat menghargainya.
Dan akan selalu menginginkan yang terbaik untuknya.
Walau mungkin bukan untukku.
Tapi aku tetap merasa masa itu akan selalu membawa kesejukan dalam hatiku.
Tanda itu masih ada.
Dan akan selalu tetap ada.
Tak akan pernah hilang.
Walaupun dirinya telah menghilang.
Jauh dikegelapan.
Namun tak akan tergantikan.
Kami Tahu...
Hati kami akan selalu menyatu..
Surat Suara Tanpa Angka
11 tahun yang lalu